اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ حَبِيْبِ الْمَحْبُوْبِ شَافِى الْعِلَلِ وَمُفَرِّجِ الْكُرَبِ

Selasa, 17 Agustus 2010

Mutiara Hikmah 4 Kata

Mutiara Hikmah 4 Kata

  • Rasulullah SAW bersabda :
  1. Bintang-gemintang adalah pengaman, bagi penduduk di atas awan. Apabila ia terpendar murai, sungguh aku tak tahu apa yang akan terjadi.
  2. Ahli baitku adalah penjaga, bagi seluruh ummat yang ada. Apabila mereka telah tiada, maka hukum Ilahi yang berbicara.
  3. Aku adalah pelindung, bagi sahabat-sahabatku kini. Jika nanti aku mati, itulah hukum Allah yang menggariskan.
  4. Gunung-gunung adalah pengukuh, bagi penghuni bumi secara utuh. Jika pun nanti ia tercerai-berai, terserah amar Allah akan menyikapi.
  • Rasulullah SAW pernah berkata kepada Abu Dzar Al-Ghifari :
  1. Abu Dzar, benahilah bahtera, sebab samudera hidup teramat dalam airnya.
  2. Siapkanlah bekal sebanyak-banyaknya, sebab perjalanan diri masih teramat lama.
  3. Ringankanlah beban di pundakmu, sebab jalan yang engkau tempuh terjal berliku.
  4. Sucikanlah perbuatanmu, sebab penyelidik selalu saja memantaumu.

  • Rasulullah SAW bersabda :
Tanda-tanda orang celaka adalah :
  1. Lupa dosa masa lampau, padahal Allah mencatatnya.
  2. Ingat kebaikannya yang telah lalu, padahal belum tentu diterima.
  3. Dalam hal duniawi, memandang orang yang setingkat di atasnya.
  4. Dalam hal ukhrawi, memandang orang yang sederajat di bawahnya.
Sedangkan tanda-tanda orang bahagia adalah :
  1. Ingat kesalahan yang dilakukan.
  2. Tidak mengagungkan kebaikan yang diamalkan.
  3. Dalam hal duniawi, melihat betapa banyak orang yang di bawahnya.
  4. Dalam hal ukhrawi, melihat betapa amal baktinya belum seberapa.
  • Rasulullah SAW bersabda :
  1. Shalat adalah tiang agama.
  2. Amal sedekah padamkan murka.
  3. Puasa membuat selamat dari neraka.
  4. Jihad merupakan geraham agama.
  • Abu Bakar ra berkata :
Empat hal akan sempurna, dengan hadirnya empat perkara :
  1. Kesempurnaan shalat dengan sujud sahwi.
  2. Kesempurnaan puasa dengan zakati diri.
  3. Kesempurnaan haji dengan membayar fidyah.
  4. Kesempurnaan iman dengan jihad fi sabilillah.
  • Umar ra berkata :
Ada empat macam lautan, yaitu :
  1. Lautan dosa adalah hawa.
  2. Lautan syahwat adalah nafsu.
  3. Lautan usia adalah kematian.
  4. Lautan penyesalan adalah kuburan.
  • Utsman ra berkata :
Aku dapati manusia berbakti pada empat intisari berbakti :
  1. Menjalani perintah Ilahi.
  2. Menjauhi larangan Allah Yang Maha Tinggi.
  3. Amar ma’ruf dan mengharap pahala.
  4. Nahi munkar dan menghindari murka.
Empat keutamaan mengandung kewajiban :
  1. Bergaul orang saleh itu utama, mengikuti jejaknya adalah kewajiban.
  2. Membaca al-Qur’an itu mulia, mengaplikasikannya adalah sebuah keharusan.
  3. Ziarah kubur itu utama, bersiap diri menuju ke sana adalah kewajiban.
  4. Menengok orang sakit itu mulia, sedang meminta wasiat adalah keharusan.
  • Abdullah bin Mubarak berkata :
  1. Hak-hak shalat telah terpenuhi apabila seseorang telah menjalani dua belas rakaat sunnah dalam sehari.
  2. Hak-hak puasa telah terselesaikan apabila seseorang telah melaksanakan tiga hari puasa sunnah dalam sebulan.
  3. Hak-hak baca telah terlunasi jika seseorang telah mengaji seratus ayat Al-Qur’an dalam sehari.
  4. Hak-hak sedekah telah tersalurkan apabila seseorang telah mendermakan satu dirham hartanya dalam sepekan.
  • Hatim Al-Asham berkata :
  1. Adalah dusta orang yang mengaku cinta Allah, tapi tak pernah peduli akan larangan-Nya.
  2. Orang yang mengaku cinta Rasul, tapi menelantarkan fakir miskin di sekitarnya.
  3. Orang yang mengaku takut neraka, namun tak indahkan dosa-dosa.
  4. Orang yang mengaku cinta surga, namun tak mau mendermakan hartanya.
  • Abdullah bin Mas`ud ra berkata :
Penyebab hati menjadi mati adalah :
  1. Terlalu banyak makan.
  2. Berteman dengan orang zalim dan ikut haluannya.
  3. Melupakan dosa-doa yang pernah dilakukan.
  4. Menumpuk tinggi angan-angan.
Sedang penerang hati adalah :
  1. Makan sekadarnya.
  2. Berteman dengan orang-orang saleh dan mengikutinya.
  3. Ingat dosa yang pernah dilakukannya.
  4. Membangun harapan sesuai kemampuan.
  • Seorang filosuf berkata :
Dari empat hal kebaikan, muncul darinya empat hal yang lebih baik, yaitu :
  1. Rasa malu bagi laki-laki adalah baik, namun bagi perempuan, itu lebih baik.
  2. Bersikap adil bagi setiap orang adalah baik, namun bagi penguasa, jauh lebih baik.
  3. Taubat oleh orang tua adalah baik, namun oleh anak muda, jauh lebih baik.
  4. Murah hati bagi orang kaya adalah baik, namun bagi orang miskin tentu lebih baik.
  • Seorang penyair berkata :
  1. Adalah wajib bagi manusia, untuk bertobat dari dosa, namun ada yang lebih wajib baginya, ialah meninggalkan dosa-dosa.
  2. Adalah berat bagi setiap insan, untuk bertabah atas cobaan, namun jauh lebih memberatkan, jika ia tak punya pahala di sisi Tuhan.
  3. Adalah menakjubkan, jika seorang hamba berbakti sepanjang hari, namun lebih menakjubkan, bila ada seorang abdi lupa diri.
  4. Adalah teramat dekat, sesuatu yang akan terjadi, namun jauh lebih dekat, ajal datangnya mati.

Ilmu Dan Harta

Ilmu dan Harta
  1.  Ilmu adalah warisan para Nabi, sedangkan harta warisan si Qorun.
  2. Ilmu akan menjagamu, sedangkan harta haruslah kau yang menjaganya.
  3. Pemilik ilmu punya banyak teman, sedangkan pemilik harta punya banyak musuh.
  4. Jika ilmu dipergunakan akan bertambah, sedangkan harta dipergunakan akan berkurang.
  5. Ilmu takkan pernah tercuri, sedangkan harta mudah dicuri.
  6. Pemilik ilmu akan selalu disebut mulia dan terhormat, sedangkan pemilik harta akan disebut pelit dan rakus.
  7. Ilmu itu abadi, sedangkan harta akan musnah.
  8. Ilmu akan menyinari hati, sedangkan harta akan mengeraskan hati.
  9. Pemilik ilmu akan diberi syafa’at di akhirat, sedangkan pemilik harta akan dihisab.
  10. Pemilik ilmu akan dimuliakan walaupun sedikit ilmunya, sedangkan pemilik harta disebut besar setelah banyak hartanya.
(Kata-Kata Hikmah Sayyidina Ali Karramallahu Wajhah)

Minggu, 11 Juli 2010

ﺍﻠﻌﻗﻴﺩﺓﺍﻠﻤﺠﻤﻠﺔ Al Aqidatul Mujmalah


ﺍﻠﻌﻗﻴﺩﺓﺍﻠﻤﺠﻤﻠﺔ
AL AQIDATUL MUJMALAH
ﺒﺴﻡﺍﷲﺍﻠﺭﺤﻤﻥﺍﻠﺭﺤﻴﻡ
Bismillaahirrahmaanirrahiim
ﻭﺒﻌﺩ ﻓﺈﻨﺎﻭﺍﻠﺤﺩﷲ ﻗﺩ ﺭﻀﻴﻨﺎﺒﺎﷲ ﺭﺒﺎ
Wa ba’du fainnaa wal hamdulillaahi qod rodhiinaa billaahi robbaan,
Dan kemudian maka sesunggunya kami dan segala puji bagi Allah sesungguhnya kami ridho dengan Allah Tuhan

ﻭﺒﺎﻻﺴﻼﻡﺩﻴﻨﺎ‚ﻭﺒﻤﺤﻤﺩ ﻨﺒﻴﺎﻭﺭﺴﻭﻻ
Wa bil-Islaami diinaan, wa bi-Muhammadin nabiya^n wa rasuulaan,
Dan dengan Islam agama, dan dengan nabi Muhammad Nabi dan Rasul
ﻭﺒﺎﻗﺭﺁﻥﺇﻤﺎﻤﺎ‚ﻭﺒﺎﻠﻜﻌﺒﺔﻗﺒﻠﺔ‚
Wa bil-qur’aani imaamaan, wa bil-ka’bati qiblatan,
Dan dengan kitab Qur’an Imam dan dengan Ka’bah Qiblat
ﻭﺒﺎﻤﺅﻤﻨﻴﻥﺇﺨﻭﺍﻨﺎ‚ﻭﺘﺒﺭﺃﻨﺎﻤﻥﻜﻝﺩﻴﻥﻴﺨﺎﻠﻑﺩﻴﻥﺍﻻﺴﻼﻡ‚
Wa bil-mu’miniina ikhwaanaan, wa tabarro’na min kulli diinin yukhoolifu diinal-Islaam.
Dan dengan sekalian Mu’minin saudara dan kami berlepas dari pada tiap-tiap agama yang menyalahi agama Islam.
ﻭﺁﻤﻨﺎﺒﻜﻝﻜﺘﺎﺏﺍﻨﺯﻠﻪﷲ
Wa aamannaa bi-kulli kitaabin  anzalahulloohu
Dan kami percaya dengan sekalian Kitab yang Allah turunkan akan dia
ﻭﺒﻜﻝﺭﺴﻭﻝﺍﺭﺴﻠﻪﷲ
Wa bi-kulli rasuulin arsalahulloohu
Dan dengan sekalian Rasul yang Allah bangkitkan akan dia.
ﻭﺒﻤﻼﺌﻜﺔﺍﷲ‚ﻭﺒﺎﻠﻗﺩﺭﺨﻴﺭﻩﻭﺸﺭﻩﻭﺒﺎﻠﻴﻭﻡﺍﻵﺨﺭ
Wa bi-malaaikatillaahi, wa bil-qodari khoirihi wa syarrihi wa bil-yaumil aakhiri.
Dan dengan sekalian Malaikat Allah, dan dengan qadar baiknya dan buruknya dan dengan hari qiamat.
ﻭﺒﻜﻝﻤﺎﺠﺎﺀﺒﻪﻤﺤﻤﺩﺭﺴﻭﻝﺍﷲﺼﻠﻰﺍﷲﻋﻠﻴﻪﻭﺴﻠﻡﻋﻥﺍﷲ
Wa bi-kulli maajaa a bihi Muhammadin  rasuulullaahi shallallaahu ‘alaihi wasallam ‘anillaahi.
Dan tiap-tiap barang yang datang dengan dia oleh nabi  Muhammad SAW daripada Allah
ﻋﻠﻰﺫﻠﻙﻨﺤﻴﺎﻭﻋﻠﻴﻪﻨﻤﻭﺕ ﻭﻋﻠﻴﻪ ﻨﺒﻌﺙ ﺍﻥﺸﺎﺀﺍﷲ ﻤﻥﺍﻻﻤﻨﻴﻥ
‘Ala dzaalika nahyaa wa ’alaihi namuutu wa  ‘alaihi nub’atsu insya Allaahu minal ‘aaminiin
Atas yang demikian kami hidup dan di atasnya kami mati dan di atasnya kami dibangkit insya Allah dari pada orang yang aman (sentausa)
ﺍﻠﺫﻴﻥﻻﺤﻭﻑﻋﻠﻴﻫﻡﻭﻻﻫﻡﻴﺤﺯﻨﻭﻥ
Alladziina laa haufun ‘alaihim wa laa hum yahzanuun
Yang tidak takut atas mereka dan tidaklah mereka itu berduka cita.
ﺒﻓﻀﻙﺍﻠﻠﻬﻡﻴﺎﺭﺏﺍﻠﻌﺎﻠﻤﻴﻥ
Bi-fadhlikallaahumma ya Rabbal ‘aalamiin
Dengan kurnia Engkau wahai Tuhan Seru Sekalian Alam.
ﺘﻤﺕﺍﻠﻌﻗﺩﺓﺍﻠﻤﺠﻤﻠﺔ
ﻭﺍﻠﺤﻤﺩﷲﺍﻭﻻﻭﺁﺨﺭﺍ
ﺁﻤﻴﻥ
ﺩﺘﻭﻠﺱﺍﻭﻠﻪ:ﺍﺤﻤﺩﺯﻫﺭﺍﻠﺩﻴﻥ
Dari Risalah Aqidah2 yang berhaluan Ahlussunnah wal Jama’ah  yang disusun oleh :
Alm. KH. Abdullah Syafi’i

Pengikut

Suara Qur'an